Laporan Kegiatan CB Pancasila di PAUD Sang Tunas : Kunjungan 1 dan 2
Dosen : Noor rachmat (D1119)
Hari, tanggal : Rabu, 11 Oktober 2017
Jam : 9.00 - 10.00 (60 Menit)
Lokasi : PAUD Sang Tunas
Tim yang hadir:
- satriya pambudi martiniyantoro - 2101684140
- Mazaya Azka Anandita - 2101670822
- Jovin - 2101679481
- Richardo purnama - 2101692092
- Gabriella alicia -2101679853
- Radhiatama Chaliq 2101663653
A. Pendahuluan
Pada hari 11 Oktober 2017 kami berkumpul di Lobby Kampus Binus Alam Sutera. Pada jam 7:30, kami
berangkat ke PAUD Sang Tunas yang berada di Tangerang menggunakan kendaraan pribadi.
Dikarenakan kami menggabungkan 2 kelompok, kami memerlukan 3 mobil karena kami beranggotakan
12 orang.
Saat kami tiba di sana, PAUD Sang Tunas baru saja memulai hari. Sehingga kami bias menggunakan
waktu beberapa menit briefing. Pada pertemuan hari itu, kami sudah merencanakan aktifitas seperti :
mewarnai, menempel karya, serta bermain games. PAUD tersebut terbagi menjadi 3 kelas, dimana
setiap kelas berisi setidaknya 5-10 anak. Masing masing kelas di bagi berdasarkan usia. Kami mebagi
anggota kami menjadi 3 kelompok, sehingga setiap kelas didampingi oleh 4 anggota kami.
B. Masalah
Masalah masalah yang kami temui saat melakukan kegiatan kunjungan PAUD Sang Tunas kami bagi
menjadi masalah Internal dan Eksternal.
Internal
Masalah Internal adalah masalah yang disebabkan oleh kelompok kami:
1. Keterlambatan
2. Ketidak tahuan navigasi (beberapa dari kami nyasar karena terpisah dari konvoi)
3. Ketidak siapan materi pada hari itu yang hanya disiapkan pada hari sebelumnya
4. Ketidak siapan menghadapi anak anak yang berumur 3-5 tahun dengan jumlah yang
banayak.
Eksternal
Masalh eksternal adalah masalah yang di sebabkan oleh factor factor diluatr anggota kelompok
1. Macet (sehingga beberapa dari kami terpisah dari Konvoi)
2. Kurang nya partisipasi dari anak anak PAUD dalam melaksanakan Kegiatan
3. Lokasi yang sedikit terpencil sehingga terdapat kendala saat mencari tempat parker
4. Ketidak siapan dari pihak PAUD untuk menerima kedatangan kami
C. Metode Kegiatan
Kami telah merancang runtutan kegiatan untuk anak anak PAUD Sang Tunas karena ibu Kepala Sekolah
telah memberikan kebebasan dalam proses mengajar di PAUD Sang Tunas. Dari Senin sampai Kamis,
anak-anak PAUD Sang Tunas memulai hari pada pukul 8 pagi, dan berakhir pada pukul 10 pagi.
Sedangkan pada hari Jumat, mereka memulai hari dengan senam pagi dari pukul 8 sampai 8.30, dan
kelas juga berakhir lebih awal. Karena kami datang pada setiap hari Rabu dan Jumat, kami memberi
materi dari pukul 8.30 di hari Rabu, sedangkan pada hari Jumat kami memberi materi seusai mereka
melaksanakan senam pagi.
D. Teori Konsep
Menurut kami, sikap yang harus dimiliki untuk mendidik anak usia dini adalah seperti berikut:
Kesabaran – anak-anak pasti akan bersikap sedikit nakal, maka itu kami harus selalu siap untuk
tidak cepat marah.
Perhatian yang tinggi / menjadi pendengar yang baik – anak-anak kadang akan asik dengan
dunianya sendiri, sehingga akan lebih baik apabila kita bisa terus ikut dengan apa yang sedang
dialaminya untuk menunjukkan bahwa kita peduli.
Selalu menyampaikan informasi dalam bentuk yang menarik – anak-anak masih belum mengerti
kata-kata rumit, maka selain merancang konten dalam bentuk yang menarik, kami juga harus
menggunakan kosakata yang mudah dimengerti, dan dengan intonasi/nada yang ramah.
Pemaaf – anak-anak masih sering mencoba-coba dan kadang bersikap nakal, sehingga kita harus
berlapang dada dan siap untuk memaafkan. Apabila kita terlalu cepat kehilangan kesabaran dan
lebih sering memberi sanksi, maka anak-anak akan kehilangan keinginan untuk mencari tahu.
E. Pelaksanaan
Pada jam 8.30, kami sudah sampai di lokasi. Karena kurang siapnya guru di tempat, kami harus
menunggu sekitar 20 menit yang akhirnya kami pakai untuk briefing ulang.
Pada jam 8.50, kami mulai masuk kelas. Kami menyapa anak-anak dan memulai kegiatan yang diawali
oleh perkenalan dan ice breaking. Di kelas Radhiatama, beberapa anak menerima dengan baik, namun
kebanyakan dari mereka masih diam malu-malu. Di kelas Mazaya, konten ice breaking masih sulit
dipahami karena usianya yang masih sangat muda. Perlu bantuan dari orangtua anak-anak di kelas ini
agar mereka mengerti apa yang kami sampaikan. Di kelas Satriya,
Pada jam 9.20, kami sudah memulai kegiatan membuat prakarya dari kertas origami warna-warni dan
boneka kertas yang kelompok 4 telah siapkan. Di kelas Radhiatama, lagi-lagi terbagi menjadi dua; anak-
anak yang antusias dan anak-anak yang sama sekali tidak tertarik. Anak-anak yang tidak tertarik ini
tampak tegang, dan enggan untuk mengikuti kegiatan, yaitu menempel boneka-boneka yang telah kami
potong. Di kelas Mazaya, terlihat sedikit kemajuan; kebanyakan dari mereka tertarik untuk
melaksanakan kegiatan, namun masih malu-malu. Banyak dari mereka yang malu-malu untuk minta
dibantu menuliskan nama mereka, tapi setidaknya mereka sudah mulai berpartisipasi. Di kelas Satriya,
Sisanya, kami semua menunggu sampai anak-anak selesai dengan prakarya mereka. Yang sudah selesai,
kami bantu untuk tempel di dinding, kemudian kami ajak bermain games lagi untuk mencegah mereka
menjadi bosan. Di kelas Radhiatama, saat bermain games, ada satu anak yang sedikit nakal dengan
teman sebelahnya, yang menimbulkan percikan pertengkaran yang kami segera tanggapi, sehingga
pertengkaran kecil tersebut berhasil kami cegah. Di kelas Mazaya, kami melakukan beberapa jenis
senam, diikuti dengan games ringan dimana Gadiel bermain trik sulap yang mengajak anak-anak untuk
mencari barang-barang yang hilang. Game ini cukup diminati, begitu juga game dimana mereka bermain
peran. Gadiel berpura-pura menjadi monster dan anak-anak asyik menembakinya hingga Gadiel kalah.
Di kelas Satriya,
Acara selesai sekitar pukul 10.00, dan kami meninggalkan PAUD setelah membimbing anak-anak untuk
berdoa sebelum pulang dan juga berfoto-foto.
H. Lampiran
Berikut foto kegiatan pada pertemuan ini
- Briefing


- Materi: menempel boneka kertas ke origami



Komentar
Posting Komentar